Langsung ke konten utama

SEBERAPA PENTINGKAH LITERASI ITU?

 *SEBERAPA PENTINGKAH LITERASI ITU?*

πŸ€” Sadar gak kalau kita ini, masyarakat kita, sedang mengalami  kondisi darurat dalam literasi?

Cirinya darurat literasi yang gampang dijumpai adalah makin rajin baca tulisan di medsos, berjam-jam lihat update status dan punya sikap reaktif, tetapi malah cenderung radikal saat lihat berita online yang tidak sepaham dengan aliran, keyakinan yang dipegang. πŸ˜“πŸ™ˆπŸ™ˆ

⬇ ⬇ ⬇ ⬇ ⬇

Hasilnya apa?

Begitu mudah munculnya kata-kata kasar, memaki, menghina, nyinyir, anarkis, dan begitu mudah share hal negatif.

πŸ˜’ Maka wajar aja hoax bertumbuh subur ditengah-tengah masyarakat macam kita ini lah yaaa..

Sekarang kita sadar atau enggak daya kritis kita makin hilang, daya analisis makin menumpul. Kita berubah jadi orang yang kaku dan keras kepala. Ngaku deh ngaku! 😜

Orang bicara kemana kita nanggepin apa. Gak nyambung gaes!

Aneh bin ajaib yah, selalu aja ujung-ujungnya punya kesimpulan pada hal politik. #cepedeh

Semakin kita cerdas dalam literasi dan menghayati pengetahuan, semakin kita sadar bahwa kita tidak tahu, tidak gampang mengambil kesimpulan yang gegabah dan lebih hati-hati.

Yuk tumbuhkan budaya literasi kita, terbuka dalam berpikir.

Satu hal sederhana untuk menumbuhkan literasi adalah baca buku. Yakin deh ini beneran!
πŸ“šπŸ“š

‼ Keliatan loh perbedaan orang yang baca 1 buku dengan 100 buku

‼ Trus keliatan juga orang yang baca buku 100 sama orang yang baca buku 1.000

Nih jawab dalam diri masing-masing deh ☺πŸ˜‰

☺ Dalam 1 tahun berapa buku yang kamu baca?
πŸ€” Trus dalam 1 bulan berapa buku yang kamu baca?
🀭 Satu lagi deh, dalam 1 minggu berapa buku yang kamu baca?

πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰

Membaca buku tidak butuh motivasi, membaca buku butuh kedisiplinan.

πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰ πŸŽ‰

Gimana-gimana ... kesindiri enggak?

 _Kalau aku sih, yes_. 🀣🀣🀣

Sip ... semoga tulisan di atas sedikit banyaknya merubah pola pikir kita dan semakin cinta memnaca buku, ya. ☺️


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKKIYAH DAN MADANIYYAH

      Makkiyah adalah ayat yang turun sebelum Nabi hijrah meskipun ayat tersebut turun di luar kota Makah, semisal di Mina, Arafah atau Hudaibiyah dan lainnya. Seperti ayat 3 surat al-Maidah, termasuk Madaniyah karena turun pada hari jumat di Arafah ketika haji wada’.  Madaniyah adalah ayat yang turun sesudah Nabi hijrah, meskipun ayat tersebut diturunkan di Badar, Uhud, Arafah atau Makah.(al-Zarqani, 1988: 194-195). Metode mengetahui makkiyah dan madaniyyah Cara mengetahui Makkiyah dan Madaniyyah diperoleh berdasarkan riwayat sahabat dan tabiin, karena nabi Saw tidak menjelaskan tentang hal ini, dan kaum muslimin ketika itu belum membutuhkannya, karena mereka menyaksikan wahyu dan turunnya al-Qur’an, menyaksikan tempat dan masa turunya serta sebabnya.    Hal ini juga didasarkan keterangan Abdullah bin Mas’ud ; “Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain-Nya, surat apa yang diturunkan dari kitab Allah kecuali aku yang paling mengetahui dimana diturunka...

Menjadi Manusia Baru dengan Mentoring (liqo')

"Selamat datang wahai pencari ilmu! Sungguh pencari ilmu dinaungi malaikat dengan sayap-sayapnya, kemudian mereka bertumpuk satu di atas yang lainnya sampai mencapai langit dunia karena kecintaan mereka kepada upayanya menuntut ilmu” (HR Ahmad, Thabrani, Ibnu Hibban, Hakim dan Ibnu Majah) Liqo’ dalam bahasa Arab berarti Pertemuan. Menurut istilah Liqo’ berarti pertemuan yang didalamnya secara garis besar diisi dengan aktivitas pengajian dan mendengarkan tausiyah atau nasihat dalam rangka menambah keimanan. Umumnya, kita bisa menemukan kegiatan Liqo’ ini di masjid dengan duduk membentuk “lingkaran” lesehan semacam kelompok diskusi. Karena membentuk lingkaran inilah, Liqo’ kadang juga disebut sebagai “Halaqah” yang artinya Lingkaran. Liqo’ juga biasa disebut sebagai mentoring. Umumnya istilah mentoring lebih  melekat pada kegiatan Liqo’ di tingkat SMP/SMA dan kadang juga di level perguruan tinggi yang difasilitasi oleh Lembaga dakwah setempat –mentoring juga diartikan seb...